Sabtu, 13 Oktober 2012

Sang tamu agung


asty's

Terdengar Gemericik dedaunan saling beradu dengan ranting
Rumahku bak telaga bening nan tenang…
sunyi..
sepi…

penampilanku yang lusuh
jiwaragaku yang kotor
dan pakaian ku yang kusut
sudah lama tidak aku perhatikan

hingga suatu ketika, tamu agung datang
ia mengetuk pintu rumahku, tok… tok.. tok…
aku melihatnya datang dengan segudang berkah dan maghfirah

aku pun mulai bersiap
ku basuh jiwa ragaku dengan lantunan al-qur’an
agar tampak sedikit lebih cerah
juga tak lupa menyetrika pakaian iman dan taqwa
agar terlihat lebih rapih

aku pun berjalan mendekati pintu dengan rasa berdebar
senang rasanya tamu agung berkenan datang
ku buka kan pintu, kusambut sang tamu agung

ruang tamuku yang tadinya suram,
mendadak terang penuh barokah
ruang tengahku yang tadinya hampa,
kini terisi penuh maghfirah
dan kamar-kamar yang tadinya kosong,
di huni sekumpulan rahmat

namun sayang, itu tidak berlangsung lama
tamu agung hendak berpamitan, tidak dapat kucegah
sedih rasanya ia tinggalkan,
meski ada sangpengganti
yaitu FITRI…


Tidak ada komentar:

Posting Komentar